Sejarah dibukanya Objek Wisata Lava Tour Merapi di Jogja

Seputarharga.com – Lava Tour Merapi memiliki sejarah yang panjang dan mungkin sudah pernah terdengar bagi para terveler atau wisatawan dengan sebutan wisata lereng gunung merapi, orang memang lebih mengenal dengan sebutan itu dari pada dengan lava tour. Wisata ini memiliki sejarah yang panjang sejak tahun 2006 pasca erupsi merapi yang telah merenggut banyak korab dan meluluh lantakkan beberapa objek wisata di lereng gunung merapi, terlebih pada tahun 2010 juga terjadi lagi erupsi merapi.

Sejarah Lava Tour Merapi dimulai sejak tahun 2010 pasca eruspi merapi yang telah meluluh lantakan beberapa pemukiman warga, menelan banyak korban sampai dengan habisnya harta bendanya, terutama salah satu kunci merapi mbah Maridjanpun juga ikut menjadi korban erupsi tahun 2010. Kerusakan parah terjadi di Desa Kepuhharjo, desa Glagaharjo, dan beberapa desa lainnya di lereng gunung merapi.

Jumlah kunjungan ke merapi pun hingga ribuan orang setiap harinya untuk melihat bekas pasca eruspi yang menjadi saksi bisu runtuhnya rumah dan meninggalnya sang pemegang kunci merapi, pengunjupun bukan hanya wisatawan lokal saja melainkan juga dari wisatawan mancanegara. Sehingga masyarakat lereng merapi memiliki inisiatif untuk menyediakan jeep lava tour merapi sebagai wisata Volcano Tour Merapi sehingga summber ekonomipun merangkak naik dan berkembang. Hal itu dijadikan sebagai mata pencaharian utama ketika mata pencaharian mereka seperi penambangan, perdagangan, pertanian dan peternakan sapi perah mereka yang hilang ketika digoncang oleh merapi yang tidak tidur lagi.

Perekonomian masyarakat lereng merapi tumbuh naik dengan membuka usaha jasa wisata, guide lokal, pengelola wisata hingga mereka membuka warung wisata seiring dengan tumbuhnya ekonomi mereka sehingga beberapa objek wisata di lereng merapi semakin tumbuh sehingga banyak menyedot warga masyarakat lereng merapi untuk bekerja di objek wisata.

Baca Juga Artikel Kami yang lain:

Kunjungan lava tour merapi semakin hari semakin banyak hingga tumbuh beberapa basecamp dari jala kaliurang sampai dengan jalan cangkriangan dan paling banyak dikunjungi ketika menjelang liburan